LIPUTANMALANG – Kondisi retakan pada dinding bangunan di Pasar Besar Malang (PBM) memicu kekhawatiran di kalangan juru parkir (jukir) dan pedagang kaki lima (PKL). Menyikapi hal tersebut, Komisi B DPRD Kota Malang berencana turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mendorong penanganan cepat.
Keluhan muncul dari area sisi timur bagian selatan pasar, tepatnya di lantai tiga, di mana tembok pembatas parkir dilaporkan mengalami keretakan cukup parah dan berpotensi runtuh. Para pekerja di sekitar lokasi mengaku cemas karena khawatir dinding tersebut bisa roboh sewaktu-waktu dan membahayakan aktivitas di bawahnya.
Sejumlah jukir mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya telah mendapat peringatan agar menjauh dari titik rawan sejak awal April. Namun, karena tuntutan ekonomi, sebagian tetap beraktivitas di area tersebut meski diliputi rasa waswas. Mereka juga menyebut laporan telah disampaikan, tetapi belum ada langkah konkret di lapangan.
Menanggapi kondisi itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat tidak bisa ditawar. Ia menyebut langkah awal berupa pemasangan tanda peringatan oleh dinas terkait sudah tepat, tetapi belum cukup.
Menurutnya, perlu dilakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat kerusakan dan potensi risiko yang ditimbulkan. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang cepat dan tepat sasaran.
Selain penanganan jangka pendek, DPRD juga mendorong solusi yang lebih komprehensif, termasuk percepatan rencana pembangunan ulang Pasar Besar Malang. Kepastian terkait revitalisasi dinilai penting agar pedagang dan masyarakat mendapatkan jaminan keamanan dalam beraktivitas.
Di sisi lain, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang menyatakan telah mengambil langkah awal dengan memasang peringatan di sekitar area rawan guna mengurangi potensi kecelakaan. Namun, perbaikan fisik belum bisa dilakukan secara instan karena memerlukan kajian teknis serta kesiapan anggaran.
Dengan rencana inspeksi lapangan oleh Komisi B, diharapkan penanganan terhadap kerusakan tersebut segera menemukan kejelasan, sehingga keresahan para jukir, pedagang, dan pengunjung pasar dapat segera teratasi
