BeritaPendidikan

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa, UIBU Tanggung Biaya Hidup hingga Wisuda Gratis

LIPUTANMALANG – Dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut menjadi perhatian Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), terutama terhadap mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak. Kampus memutuskan memberikan bantuan biaya hidup sekaligus menghapus biaya wisuda bagi mahasiswa terdampak yang sudah berada pada tahap kelulusan.

Keputusan itu disampaikan Rektor UIBU Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., di tengah gerakan solidaritas yang dibangun kampus dan mahasiswa untuk membantu korban gempa NTT.

Nurcholis menegaskan, bencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya pendidikan mahasiswa. UIBU, kata dia, akan berupaya menjaga agar mahasiswa yang terdampak tetap dapat melanjutkan studi tanpa tambahan tekanan ekonomi dari biaya pendidikan.

“Kami ingin mahasiswa tetap bisa menyelesaikan kuliahnya meskipun keluarganya sedang menghadapi dampak bencana. Untuk itu, UIBU menanggung bantuan biaya hidup mahasiswa terdampak. Sedangkan bagi mahasiswa yang sudah masuk periode lulus, biaya wisudanya kami bebaskan sepenuhnya,” tegasnya.

Selain kebijakan tersebut, UIBU menggerakkan sivitas akademika untuk mengumpulkan donasi kemanusiaan. Gerakan itu diperkuat melalui aksi HMPS PJKR UIBU bertajuk “NGORE (Ngopi Sore) Bersama Mahasiswa Terdampak Gempa NTT PJKR UIBU” yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Cafe UIBU.

Tidak sekadar menjadi ruang penggalangan bantuan, kegiatan tersebut dikemas dengan pemutaran film bersama yang membawa pesan empati dan penampilan seni dari UKM KopiSEMU. Donasi yang terkumpul diarahkan sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat yang terdampak gempa.

Bagi UIBU, bantuan terhadap mahasiswa menjadi salah satu langkah untuk mencegah persoalan ekonomi akibat bencana berkembang menjadi hambatan dalam menyelesaikan pendidikan. Pada saat yang sama, penggalangan dana menjadi bentuk dukungan kampus terhadap korban gempa di daerah asal mahasiswa.

UIBU mengajak civitas akademika dan masyarakat luas memperkuat solidaritas melalui kampanye #PrayforNTT, baik dalam bentuk dukungan moral maupun bantuan material untuk membantu korban melewati masa pemulihan pascabencana.

PAGE TOP
Exit mobile version