Liputan Malang.Com – Suasana hangat mewarnai pertemuan perdana Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Malang yang baru, Sahril Efendi, dengan awak media yang tergabung dalam Pokja Media Lapas Bersatu.
Silaturahmi tersebut digelar di STMJ Bengawan Solo, Kota Malang, Rabu (30/9/2026) malam. Baru sekitar satu bulan menjabat menggantikan Eksa Rahnuzulian, Sahril langsung menunjukkan keterbukaan untuk bersinergi dengan insan pers.
Sahril Efendi sendiri bukan sosok asing di dunia pemasyarakatan. Sebelum bertugas di Malang, ia menjabat KPLP Lapas Kelas I Makassar sejak Oktober 2025 hingga September 2026. Sebelumnya, ia juga pernah bertugas sebagai Kasubsi Keamanan Lapas Narkotika Cipinang, Kasi Binadik Lapas Blitar tahun 2015-2016, Kepala KPLP Lapas Khusus Sentul, serta pernah menjadi Kepala Rutan Sengkang dan Kepala Rutan Pinrang di Sulawesi Selatan.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Sahril menyatakan siap untuk beradaptasi dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan di Lapas Kelas I Malang.
“Program-program yang sudah berjalan dari KPLP sebelumnya tentu akan kami lanjutkan. Termasuk soal sinergitas kuat yang selama ini telah terjalin, kami akan terus tingkatkan,” ucapnya.
Ia menilai peran media sangat penting dalam membangun citra positif pemasyarakatan. Melalui komunikasi yang terbuka, informasi terkait pembinaan dan pengamanan di Lapas dapat tersampaikan secara berimbang kepada masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Pokja Media Lapas Bersatu, Deny Eka, menyambut hangat kehadiran Sahril di Bumi Arema. Ia berharap KPLP baru tersebut dapat cepat beradaptasi dan betah bertugas di Malang.
“Selamat datang Bapak Sahril Efendi sebagai Kepala KPLP yang baru. Semoga betah di Bumi Arema dan terus mendorong Lapas Malang semakin maju,” ucap Deny diamini rekan media lainnya.
Menurut Deny, Pokja Media Lapas Bersatu siap menjadi mitra strategis dalam mendukung keterbukaan informasi di Lapas Kelas I Malang. Kolaborasi yang sudah terjalin baik selama ini diharapkan terus terjaga dan semakin solid di bawah kepemimpinan yang baru. (Yub).
