BeritaWakil Rakyat

Orado Cup 2026 Digelar di Gajayana, Ketua DPRD Kota Malang Tekankan Pembinaan Atlet Domino Usia Dini

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, membuka Kejurcab Orado Cup Kota Malang

LIPUTANMALANG – Gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Cup Kota Malang 2026 resmi dibuka di Stadion Gajayana, Minggu (29/3/2026). Pembukaan turnamen tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, yang sekaligus menyoroti pentingnya pengembangan atlet muda dalam cabang olahraga berbasis strategi ini.

Kompetisi Orado Cup tahun ini diikuti sedikitnya 24 tim yang saling beradu kecerdasan dan strategi dalam permainan domino. Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif, menampilkan kemampuan analisis dan ketajaman berpikir para peserta.

Dalam sambutannya, Amithya menegaskan bahwa domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan olahraga yang menuntut kecermatan serta perencanaan taktis. Ia menilai tingginya minat peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga ini di Kota Malang.

“Turnamen ini menunjukkan bahwa domino bisa menjadi sarana mengasah kemampuan berpikir strategis. Ke depan, kami berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik dan bisa dibina menjadi atlet potensial,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga yang mengedepankan strategi seperti domino memiliki peran penting dalam melatih kemampuan kognitif, terutama bagi kalangan muda. Ia pun mendorong agar pembinaan tidak hanya menyasar pemain dewasa, tetapi juga mulai menjangkau pelajar dan remaja.

“Harapannya, olahraga ini bisa diperluas sehingga anak-anak dan remaja juga mendapat ruang untuk berkembang. Ini penting untuk mencetak atlet yang matang sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejurcab Orado Kota Malang, Muhammad Rofif Amrullah, menjelaskan bahwa turnamen ini juga bertujuan mengubah stigma negatif terhadap permainan domino yang kerap diasosiasikan dengan praktik perjudian.

Ia menegaskan bahwa Orado merupakan cabang olahraga profesional yang mengutamakan kemampuan, kerja sama tim, serta prestasi.

“Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa domino bisa menjadi olahraga prestasi yang membanggakan,” jelas Rofif.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Provinsi hingga kompetisi nasional.

“Dari hasil turnamen ini, kami akan memilih atlet terbaik untuk mewakili Kota Malang di Kejurprov mendatang,” pungkasnya.

PAGE TOP
Exit mobile version