Berita

HUT ke-81 RI, DPRD Kota Malang Dorong Persatuan dan Penguatan UMKM Lokal

LIPUTANMALANG – Semangat kemerdekaan tidak cukup berhenti pada peringatan seremonial. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S., mendorong momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi penguat persatuan sekaligus pijakan untuk memperbesar keberpihakan terhadap produk lokal dan UMKM.

Pesan tersebut disampaikan Amithya ketika membuka Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Jumat (14/8/2026). Agenda tersebut digelar untuk mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kota Malang dan dimulai pukul 09.36 WIB. Sejumlah unsur Forkopimda turut hadir, termasuk Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi swasta hingga insan pers.

Dalam pembukaan yang diawali pantun khas Malang, Amithya menekankan bahwa peringatan kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar agenda tahunan.

“Marilah kita jadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat tali persatuan dan kesatuan, serta mendukung Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Ia melihat tantangan yang dihadapi bangsa ke depan semakin beragam dan kompleks. Kondisi tersebut membutuhkan hubungan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, dengan Pancasila serta semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pijakan bersama.

“Persatuan adalah modal utama kita. Tanpa kebersamaan, sulit bagi kita untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” tegas Amithya.

Semangat persatuan, menurut dia, juga perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui pilihan dan dukungan terhadap produk buatan dalam negeri, khususnya hasil usaha pelaku UMKM di daerah.

“Upaya nyata kita bersama adalah menumbuhkan kembali kecintaan terhadap produk dalam negeri, utamanya produk-produk UMKM lokal, agar UMKM kita dapat bangkit dan naik kelas,” katanya.

UMKM dinilai memiliki posisi penting dalam membangun ketahanan ekonomi daerah. Selain menjadi ruang tumbuh bagi usaha masyarakat, sektor tersebut berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja dan penguatan kemandirian ekonomi.

Karena itu, kecintaan terhadap produk lokal tidak semata-mata dipandang sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha. Pilihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi yang bertumpu pada kekuatan masyarakat sendiri.

Usai pembukaan, rapat dilanjutkan dengan doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pimpinan sidang kemudian menyerahkan rangkaian acara kepada Sekretariat DPRD Kota Malang untuk memandu penayangan langsung Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Amithya menegaskan, usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia harus menjadi pengingat bahwa cita-cita kemerdekaan membutuhkan kerja bersama yang terus dijaga. Persatuan, gotong royong dan penguatan ekonomi kerakyatan menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dengan manfaat yang nyata.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan karya nyata demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Kota Malang,” pungkasnya.

PAGE TOP
Exit mobile version