Example floating
Example floating
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Dorong Polresta Malang Kota Jadikan Kompolnas Award 2026 sebagai Ukuran Perbaikan Layanan

×

Anggota DPRD Kota Malang Dorong Polresta Malang Kota Jadikan Kompolnas Award 2026 sebagai Ukuran Perbaikan Layanan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | Rangkaian visitasi Kompolnas Award 2026 di Polresta Malang Kota mendapat perhatian dari DPRD Kota Malang. Bukan sekadar mengejar penghargaan, momentum tersebut dinilai penting untuk mengukur sejauh mana kualitas pelayanan kepolisian benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan H. Rokhmad, S.Sos., yang hadir mewakili Ketua DPRD Kota Malang dalam visitasi Kompolnas Award 2026 di Ruang Rupatama Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Kamis (13/8/2026).

Rokhmad melihat penilaian Kompolnas sebagai kesempatan bagi Polresta Malang Kota untuk menunjukkan capaian sekaligus mengevaluasi berbagai aspek pelayanan, pemolisian masyarakat, manajemen organisasi, hingga penegakan hukum.

“Sebagai wakil rakyat, kami tentu memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Harapannya Polresta Malang Kota mampu meraih predikat terbaik dalam Kompolnas Award,” ujar Rokhmad.

Namun, menurut dia, predikat terbaik seharusnya tidak berhenti sebagai capaian administratif. Penghargaan justru harus menjadi pemacu agar kepolisian semakin profesional, cepat merespons kebutuhan masyarakat, transparan, serta bersih dalam menjalankan pelayanan.

Dalam visitasi tersebut, Polresta Malang Kota mendapat penilaian dari berbagai sisi. Pelayanan publik menjadi salah satu aspek penting, termasuk layanan SPKT, SKCK, SIM dan penerimaan laporan masyarakat. Kecepatan layanan, keramahan petugas, transparansi hingga komitmen terhadap pelayanan yang bebas pungutan liar turut menjadi perhatian.

Di sisi lain, pola hubungan polisi dengan masyarakat juga menjadi bagian yang menentukan. Keberadaan Bhabinkamtibmas, Polisi RW, patroli dialogis dan berbagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi indikator bagaimana kepolisian membangun kepercayaan di tingkat akar rumput.

Rokhmad juga menilai kualitas institusi tidak dapat dilepaskan dari tata kelola internal. Kinerja organisasi, inovasi, pengelolaan anggaran, sumber daya manusia, kondisi lingkungan kerja serta pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi bagian penting dalam membangun institusi yang dipercaya publik.

Aspek penegakan hukum pun tidak kalah krusial. Profesionalisme, rasa keadilan, sikap tidak tebang pilih serta pendekatan humanis menjadi ukuran yang pada akhirnya bersentuhan langsung dengan persepsi masyarakat terhadap kepolisian.

“Harapan kami, dengan adanya visitasi ini Polresta Malang Kota dapat memperoleh predikat terbaik, pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan bersih menuju WBK, serta keamanan Kota Malang semakin kondusif,” tegas Rokhmad.

Visitasi tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Kota Malang. Di antaranya Wali Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, Dandim 0833/Malang, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Nahdlatul Ulama, pengamat kepolisian serta Ketua Pengaduan Masyarakat Kota Malang Sudarno. Kegiatan dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S., S.H., S.I.K., M.H.

Bagi Rokhmad, dukungan DPRD terhadap proses tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keamanan dan pelayanan publik bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Pemerintah daerah, legislatif, TNI, kejaksaan, pengadilan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga Kota Malang tetap aman dan kondusif.

Karena itu, Kompolnas Award 2026 diharapkan tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi pemenang. Lebih jauh, proses penilaian tersebut dapat menjadi cermin untuk melihat apakah berbagai inovasi dan pembenahan di tubuh Polresta Malang Kota benar-benar bermuara pada pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan ukuran tersebut, predikat terbaik akan memiliki arti lebih besar: bukan sekadar penghargaan, melainkan pengakuan atas kualitas pelayanan, profesionalisme aparat dan tingkat kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Example 300250
Example floating
PAGE TOP