LIPUTANMALANG – Pura Dhali Agrahita di Dusun Sebaluh, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, berdiri di tengah lanskap alam yang menjadi salah satu ciri kawasan Pujon. Bagi masyarakat Hindu setempat, pura tersebut bukan hanya ruang untuk beribadah, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial masyarakat.
Kebutuhan terhadap fasilitas pendukung di kawasan tersebut kemudian mendapat dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Bantuan disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam bentuk material pembangunan Candi Bentar dan renovasi Bale Wantilan.
Serah terima bantuan dilakukan pada 2 September 2026.
Dua fasilitas tersebut memiliki fungsi berbeda. Candi Bentar menjadi gerbang utama kawasan pura, sementara Bale Wantilan menjadi salah satu ruang yang digunakan untuk kegiatan sosial dan ritual masyarakat.
Regional Business Support Head BRI Ivan Andrea mengatakan, program TJSL tersebut diarahkan agar kehadiran perusahaan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional BRI.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kenyamanan pelaksanaan kegiatan keagamaan dan sosial di Pura Dhali Agrahita,” kata Ivan.
Ia juga menyoroti posisi Pura Dhali Agrahita yang berada di kawasan dengan panorama alam Pujon.
“Kami juga berharap keberadaan pura yang berada di kawasan dengan panorama alam yang indah ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Bagi BRI, dukungan terhadap sarana keagamaan menjadi salah satu bentuk kontribusi terhadap kehidupan sosial masyarakat. Ketersediaan fasilitas yang memadai diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas keagamaan maupun kegiatan sosial.
Kepala Desa Pandesari H. Mudawam menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, material yang diberikan BRI membantu kebutuhan pembangunan fasilitas Pura Dhali Agrahita.
“Kami mengapresiasi bantuan dari BRI. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk mendukung pembangunan fasilitas Pura Dhali Agrahita,” ujar Mudawam.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan melakukan pemeliharaan lingkungan pura agar tetap nyaman dan terawat,” katanya.
Selain menjadi ruang keagamaan bagi umat Hindu di Kabupaten Malang, Pura Dhali Agrahita berada dalam lingkungan Desa Pandesari yang memiliki panorama alam Pujon. Kondisi tersebut membuat pemeliharaan fasilitas dan kebersihan lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan kawasan pura.














