Liputan Malang.Com – Kabar baru datang dari keluarga besar alumni SMA PPSP IKIP Malang. Rektor Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Assoc. Prof. Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., resmi terpilih sebagai Ketua Umum Y37, Himpunan Mantan Siswa SMA PPSP IKIP Malang periode 2026-2028.
Nurcholis terpilih dalam musyawarah serah terima kepengurusan yang digelar di Malang, Sabtu (3/10/2026) malam. Terpilihnya sosok rektor tersebut menandai era baru bagi paguyuban alumni angkatan 1973-1980 yang menjadi cikal bakal SMA Negeri 8 Malang.
Di hadapan para mantan siswa, Nurcholis langsung tancap gas dengan janji kerja yang menyentuh langsung persoalan kesejahteraan.
Menurutnya, Y37 tidak boleh hanya menjadi wadah reuni dan nostalgia. Lebih dari itu, Y37 harus hadir sebagai solusi bagi mantan siswa yang kondisi ekonominya belum berkecukupan.
“Yang dominan itu bagaimana kita bisa menyelesaikan permasalahan mantan siswa. Itu yang harus kita pikirkan supaya mereka bisa lebih layak. Karena tidak semua mantan siswa itu dalam posisi yang bagus,” tegas Nurcholis.
Ia menilai, selama ini Y37 sudah berjalan paten dengan program sosial dan internal yang solid. Tugasnya ke depan adalah memperkuat dan memperluas manfaat tersebut.

“Dan alumni ini sebetulnya sudah paten, sudah bagus. Ada program sosial, kemudian ada program internal yang bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkait dengan alumni,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada sesama alumni, Nurcholis juga menyiapkan perhatian khusus bagi para mantan guru PPSP yang kini telah purnatugas. Program pemeriksaan kesehatan berkala hingga bantuan obat-obatan akan menjadi agenda prioritas.
“Supaya mereka para mantan guru check-up-nya juga bisa berjalan, bantuan obat, dan sebagainya,” tuturnya.
Langkah besar lainnya, Nurcholis berencana menyinergikan Y37 dengan Himpunan Alumni SMARIHASTA (HAS) SMA Negeri 8 Malang. Dengan kolaborasi dua kekuatan alumni ini, program sosial dan budaya lintas generasi bisa digelar lebih besar.
“Seumpama membuat pagelaran atau pertunjukan apa. Semuanya akan disinergikan,” bebernya.
Ketua Umum Y37 periode sebelumnya, Dr. Ir. Noor Sidharta, MH., MBA., mengaku optimistis Y37 akan semakin maju di tangan Nurcholis. Selama kepemimpinannya, Y37 aktif dalam bakti sosial guru, bantuan kemanusiaan, dan tanggap bencana alam.

“Saya percaya Mas Nurcholis ini mempunyai aksesibilitas yang tinggi terhadap sumber daya. Jadi saya pikir insyaallah akan jauh lebih bagus, akan lebih banyak variasi kegiatannya,” ungkap Sidharta.
Dukungan juga datang dari Plt. Kepala SMA Negeri 8 Malang, Yudhi Christianto, S.Kom., M.Kom. Ia menegaskan sekolah tidak akan pernah melupakan sejarah Y37 sebagai embrio yang lahir dari Jalan Jogjakarta Nomor 37, kini Jalan Veteran.
“Kami akan memberikan yang terbaik buat SMA Negeri 8 Malang, dan tentunya tidak akan pernah melupakan Y37. Insyaallah kami bersedia untuk direpoti agar tetap ada kesinambungan,” ujar Yudhi.
Sementara itu tokoh alumni, dr. Saraswati Subiyanto, M.Si., FIAS., menjelaskan makna historis di balik istilah “mantan siswa”. Istilah itu sengaja dipilih karena sistem PPSP dulu sangat dinamis, ada yang sekolah penuh, pindah, hingga masuk di tengah semester.
“Kalau dibilang alumni ya nggak jangkep. Akhirnya kita milih istilah mantan. Siapa pun pokoknya pernah sekolah di PPSP ya wes mantan,” pungkasnya. (Yub).












