Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaPemerintah

Refleksi 112 Tahun Kota Malang, Wali Kota Ajak Warga Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Global

×

Refleksi 112 Tahun Kota Malang, Wali Kota Ajak Warga Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Global

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang menjadi titik refleksi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat arah pembangunan ke depan.
Example 468x60

PENAJATIM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang menjadi titik refleksi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat arah pembangunan ke depan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.

Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan yang digelar di Balai Kota Malang, Rabu (1/4/2026). Dalam suasana yang juga bertepatan dengan Idulfitri 1447 Hijriah, Wahyu mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai penguat nilai persaudaraan dan solidaritas sosial.

Menurutnya, perjalanan panjang Kota Malang sejak berdiri pada 1 April 1914 bukan sekadar catatan sejarah, tetapi fondasi yang membentuk karakter kota hingga hari ini. Dari proses itu, lahir semangat baru yang dirangkum dalam tema “Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas”.

Tema tersebut, kata dia, menggambarkan tekad untuk terus bergerak maju dengan menembus batas-batas lama, menyelesaikan agenda pembangunan, serta meningkatkan kualitas kota agar semakin kompetitif. Ia menilai, perubahan global dan dinamika urban menuntut kecepatan adaptasi serta ketepatan dalam mengambil kebijakan.

Lebih jauh, Wahyu menekankan pentingnya inovasi sebagai bagian dari strategi pembangunan. Tidak hanya pada sektor ekonomi dan teknologi, tetapi juga dalam penguatan identitas daerah. Salah satu langkah yang disoroti adalah inisiatif menghadirkan busana khas Kota Malang sebagai simbol jati diri sekaligus penguat citra kota heritage.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren menggembirakan sepanjang 2025. Kualitas sumber daya manusia meningkat, tingkat kemiskinan dan pengangguran menurun, serta pertumbuhan ekonomi mengalami penguatan. Prestasi yang diraih di berbagai level turut menjadi bukti capaian tersebut.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan itu harus direspons dengan kerja yang lebih keras, bukan sebaliknya. Pemerintah dan masyarakat, menurutnya, perlu terus memperkuat sinergi agar capaian yang ada dapat ditingkatkan dan dirasakan lebih luas.

Ke depan, pembangunan Kota Malang akan diarahkan pada peningkatan kualitas manusia, penguatan ekonomi yang inklusif, pembangunan berwawasan lingkungan, serta pelayanan publik yang adaptif. Program-program prioritas dalam Dasabakti diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih merata.

“Pembangunan sejati tidak berhenti pada capaian statistik, tetapi harus tercermin pada kesejahteraan warga dan kualitas hidup yang semakin baik,” tegasnya.

Di akhir peringatan, Wahyu mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Kota Malang. Ia berharap, kota ini terus tumbuh sebagai ruang hidup yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam nilai, budaya, dan kualitas manusianya.

Example 300250
Example floating
PAGE TOP