BeritaWakil Rakyat

Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Malang Minta Pemkot Lebih Selektif Belanja

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita

LIPUTANMALANG – DPRD Kota Malang kembali menyoroti pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lebih hemat dan tepat sasaran. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang didorong agar lebih selektif dalam menyusun belanja, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa yang dinilai masih memiliki celah pemborosan.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa variasi harga di pasaran harus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan anggaran. Ia meminta agar perangkat daerah tidak sembarangan menentukan nilai belanja tanpa dasar perbandingan yang jelas.

“Penyusunan anggaran harus mengacu pada harga yang rasional. Jangan sampai ada pengeluaran yang sebenarnya bisa ditekan, tetapi justru dibiarkan membengkak,” ujarnya saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama Wali Kota Malang dan jajaran ASN, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, ketelitian dalam memilih penyedia barang dan jasa menjadi kunci agar anggaran dapat digunakan secara optimal tanpa mengorbankan kualitas.

“Pemerintah daerah harus benar-benar selektif dalam menentukan penyedia. Pilih yang mampu memberikan kualitas terbaik dengan harga paling kompetitif,” tegasnya.

Dalam pandangannya, efisiensi anggaran menjadi semakin penting di tengah kemungkinan adanya penyesuaian kebijakan fiskal dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, penghematan perlu dilakukan sejak tahap perencanaan.

Amithya juga menilai bahwa Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tidak selalu mencerminkan kegagalan. Justru, jika muncul dari efisiensi belanja, hal tersebut dapat dianggap sebagai capaian positif.

“Silpa bukan masalah selama itu dihasilkan dari proses penghematan yang tepat. Yang penting, perencanaan dan realisasi anggaran tetap terukur,” jelasnya.

DPRD Kota Malang, lanjutnya, akan terus memperkuat fungsi pengawasan agar setiap tahapan penganggaran berjalan presisi dan akuntabel. Harapannya, pengelolaan APBD ke depan semakin transparan dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami akan terus mengawal agar setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan secara efektif dan memberi manfaat maksimal bagi pembangunan serta kesejahteraan warga,” pungkasnya.

PAGE TOP
Exit mobile version