Berita

Lapangan Rampal Bergemuruh: JNE Amankan Logistik POLIPONI “Si Paling Konser”

Lapangan Rampal Bergemuruh: JNE Amankan Logistik POLIPONI "Si Paling Konser", Sabtu 20 Juni 2026 malam. (ist).

LIPUTAN MALANG – Lapangan Rampal Malang  jadi lautan manusia, Sabtu (20/6/2026) malam. Sheila On 7  nyanyiin “Sephia”, Coldiac  bikin crowd Malang lompat, Fiersa Besari sampai Maliq&D’Essentials siap bikin malam itu nostalgia. Tapi sebelum gema pertama pecah, ada peran senyap yang lebih dulu terjadi: peran logistik.

Di sinilah JNE masuk sebagai Official Logistics Partner POLIPONI “Si Paling Konser”. Tugasnya bukan main-main: mengamankan ribuan ton equipment panggung agar megahnya Rampal benar-benar sampai ke mata dan telinga puluhan ribu penonton.

“Konser ini ibarat ‘banyak suara dalam satu harmoni’. POLIPONI merepresentasikan semangat keberagaman musikal dalam satu panggung kolaboratif,” tulis rilis Letralive. Tapi harmoni itu gak jatuh dari langit. Dia dirakit, dikirim, dan dikawal.

Bayangin Rampal sekarang. Lapangan terbuka. 20 Juni 2026, dia berubah jadi panggung imersif dengan tata panggung megah, tata suara premium, lighting yang bikin bulu kuduk merinding. Semua itu gak mungkin kalau stage rig, sound system, lighting, sampai kebutuhan teknis kru telat sehari saja.

“Untuk mewujudkan sonic experience tersebut, kami mempercayakan seluruh distribusi logistik dan kebutuhan konser kepada JNE selaku Official Logistics Partner. Kolaborasi ini memastikan seluruh kebutuhan logistik dan elemen teknis dengan standar tinggi dapat terintegrasi sempurna tanpa kendala,” tegas Co-Founder Letralive Erwin Wibowo.

Kata kuncinya: tepat waktu. Karena di konser skala Malang-Bali, telat 1 jam bisa bikin seluruh rundown berantakan.

Buat JNE, ini bukan job logistik biasa. Ini soal “Connecting Happiness”. Selama 35 tahun JNE kirim paket. Kali ini JNE kirim kebahagiaan ke Lapangan Rampal.

“Selama lebih dari 35 tahun, JNE tidak hanya berfokus pada layanan logistik, tetapi juga terus berupaya menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan dan kebahagiaan masyarakat. Musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan hati, sama halnya dengan komitmen kami,” kata SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi.

Lewat semangat “Bergerak Bersama”, JNE jadi penghubung: dari gudang ke truk, dari truk ke panggung, dari panggung ke hati penonton. Malang dipilih karena energinya. Kota pendidikan dan budaya ini punya komunitas musik yang hidup. POLIPONI hadir buat merayakannya.

“Konser ini tidak hanya menampilkan musisi papan atas, tetapi juga merayakan dinamika komunitas, kreativitas, serta energi khas Malang,” bunyi pernyataan Letralive.

Rampal 20 Juni jadi saksi sejarah kecil. Generasi 90an yang tumbuh bareng Sheila On 7 bakal satu lapangan sama Gen Z yang hafal lirik Coldiac di luar kepala. Ada Fiersa Besari yang puitis, Sal Priadi yang teatrikal, Maliq&D’Essentials yang soulful.

Penyelenggara cuma punya satu harapan: “Agar audience benar-benar menikmati musik sesungguhnya”. Makanya semua standar dijaga. Dan standar itu dimulai dari logistik yang aman. (Riz).

 

PAGE TOP
Exit mobile version