LIPUTAN MALANG – Saat streamer lain rebutan viewer dari studio, Mochamad Ivan Maulana Nur Mashuri, 21 tahun, justru rebutan meja warkop. Streamer TikTok @vansszz99 asal Mojokerto ini lagi bikin gebrakan: live Mobile Legends keliling 20+ warkop se-Jawa Timur. Hasilnya? Game-nya viral, warkop-nya laris.
Konsepnya sederhana tapi nendang. Ivan datang ke warkop cuma bawa HP, laptop, dan kamera. Duduk di pojokan, colok wifi, lalu live. Yang muncul di layar bukan cuma gameplay, tapi juga suara sendok, tawa pengunjung, dan vibe “ngopi bareng”. Meja kopi beneran sulap jadi studio esports.
Berbeda dari streamer yang “menetap di kamar”, Vansszz mobile. Rutenya udah nyentuh Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, sampai Malang. Salah satu warkop yang kecipratan efeknya: Warkop Giras Ramayana 2 Kedungpring Balongpanggang, Gresik.
“Lebih dari 20 an warkop telah saya datangi,” kata Ivan, Rabu 1 Juli 2026.
Efek domino-nya gak main-main. Begitu live-nya tayang, penonton langsung kepo: “Warkop mana tuh?”, “Alamatnya mana?”, “Buka jam berapa?”. Banyak yang akhirnya datang langsung. Yang tadinya cuma nongkrong biasa, sekarang jadi “tempat suci” buat fans ML.
“Banyak tanggapan orang saat melihat Vansszz saat live. Pengunjung bilang background livenya unik kayak suasana warkop. Ivan pun mengaku dapat support dari Owner warkop dimana ia saat live,” ujar mahasiswa semester 6 jurusan Ilmu Komunikasi di UPN veteran tersebut.
Owner warkop pun diuntungkan. Selain dapat promosi gratis, mereka juga dapat wifi khusus buat streaming. Win-win: streamer dapat tempat, UMKM dapat sorotan.
Konsep Vansszz mematahkan stigma kalau esports itu harus eksklusif di studio mahal. Ia membuktikan meja kopi Rp5 ribuan bisa jadi panggung yang menjangkau ribuan penonton online.
Ini perpaduan 3 dunia sekaligus: dunia esports, konten digital, dan budaya nongkrong Indonesia. Penonton gak cuma disuguhi push rank, tapi juga diajak merasakan atmosfer warkop yang udah jadi ruang sosial anak muda.
Di tengah UMKM kopi menjamur, langkah Ivan kasih blueprint baru: kolaborasi dengan content creator bisa jadi cara promosi paling organik. Gak perlu billboard mahal. Cukup satu live, warkop langsung dikenal se-Jatim.
Kisah Vansszz jadi tamparan buat anak muda yang ngerasa “gak bisa konten karena gak punya studio”. Buktinya, modal HP + laptop + keberanian keliling udah cukup buat bikin konten yang viral dan berdampak.
“Meja kopi bisa jadi panggung. Yang penting idenya beda,” pesan tersirat dari aksi 21 tahun ini. (Nin).













