LIPUTANMALANG – Rapat Paripurna dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-112 DPRD Kota Malang menjadi ruang utama bagi lembaga legislatif untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menegaskan arah kebijakan ke depan. Forum resmi yang digelar Selasa (31/3/2026) itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita.
Dalam jalannya rapat, Amithya menegaskan bahwa usia 112 tahun mencerminkan kematangan institusi yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas kerja dewan. Paripurna ini, menurutnya, bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk mengukur capaian serta merumuskan langkah strategis ke depan.
“Kami berharap DPRD dapat terus menjadi mitra yang kuat bagi eksekutif. Sinergi yang terbangun harus mampu mendorong kemajuan Kota Malang secara nyata,” ujarnya dalam forum tersebut.
Rapat paripurna juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. DPRD, lanjut Amithya, membuka ruang partisipasi publik sebagai bagian dari mekanisme evaluasi. Aspirasi masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam memperkuat fungsi pengawasan dan legislasi.
Untuk itu, DPRD Kota Malang menyediakan berbagai kanal penyaluran aspirasi, mulai dari media sosial, surat resmi hingga pesan langsung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan lembaga legislatif yang lebih terbuka dan responsif.
“Kami ingin masyarakat terlibat aktif. Kritik dan masukan yang konstruktif sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kinerja dewan,” katanya.
Dalam forum yang sama, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan pandangan pemerintah daerah terkait pentingnya peran DPRD dalam mendukung pembangunan. Ia menilai, kekuatan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif akan menentukan efektivitas kebijakan yang dihasilkan.
“Semoga kolaborasi semakin kuat, baik secara kelembagaan maupun secara personal, sehingga DPRD semakin dekat dengan rakyat dan aspiratif,” ucapnya.
Tema Malang Mlintas yang diangkat dalam peringatan ini turut menjadi bagian dari pembahasan dalam paripurna. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menuntaskan berbagai target pembangunan yang telah dirancang, termasuk yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah.
Melalui forum paripurna tersebut, DPRD Kota Malang juga menegaskan fokus kerja ke depan, terutama pada efisiensi anggaran dan penguatan fungsi pengawasan. Selain itu, perhatian diarahkan pada pemulihan ekonomi kreatif serta peningkatan fasilitas publik yang lebih inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.
Rapat paripurna HUT ke-112 ini sekaligus mempertegas posisi DPRD sebagai ruang representasi rakyat yang tidak hanya menjalankan fungsi formal, tetapi juga menjadi wadah artikulasi kepentingan publik dalam setiap kebijakan yang dihasilkan.















